Jenis Bahan atau Kain yang Digunakan untuk Pakaian

Berhubung kami juga menjual beberapa busana, maka kami akan coba berbagi bacaan mengenai pengertian dari beberapa jenis bahan atau kain yang biasa digunakan untuk pakaian, yaaa supaya jika ada yang tidak mengerti mengenai jenis bahan pakaian yang kami jual bisa jadi memahaminya dan kalau sudah ada yang mengerti ya sekedar untuk iseng bacaan tambahan ^_^
oke kita mulai saja..
jenis bahan kain pakaian



1. Katun (Cotton): Katun terbuat dari 100 % kapas dan memiliki serat benang yang halus, biasanya digunakan sebagai bahan untuk membuat kaos, kemeja, polo, dan sweater. Sifatnya yang relatif dingin dan halus membuat bahan ini cocok untuk dipakai saat suasana santai maupun semi formal. Keunggulan bahan katun yaitu tidak mudah kusut, tidak luntur, menyerap keringat, & mudah disablon. Katun sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yaitu combed dan carded. Katun combed memiliki serat yang lebih halus dan dingin. Sedangkan katun carded memiliki serat yang lebih kasar dan kaku.

2. Spandex / Lycra: Spandex adalah serat sintetis yang terbuat dari bahan polyurethane-polyurea copolymer dan memiliki sifat sangat elastis. Spandex banyak digunakan sebagai bahan untuk membuat yang memerlukan elastisitas seperti pakaian untuk olahraga, dan juga digunakan sebagai bahan untuk membuat pakaian sehari-hari karena nyaman digunakan, seperti kaos, skinny jeans, dan sebagainya. Pakaian berbahan spandex akan melekat mengikuti lekuk tubuh dan nyaman untuk digunakan. Spandex yang baik adalah yang memiliki pori-pori sehingga mampu menyerap keringat. Di pasaran, spandex juga dikenal dengan nama lycra.

3. Chiffon: Chiffon adalah jenis kain yang sangat ringan, halus, lembut, panas, tembus pandang, dan biasanya terbuat dari sutera, katun, atau serat sintetis. Oleh karena sifatnya yang halus dan menghasilkan efek mengembang, chiffon banyak digunakan sebagai bahan untuk membuat blouse, gaun, & rok. Jika dipadukan dengan bahan lainnya, maka pakaian yang menggunakan bahan ini akan terlihat sangat elegan.

4. Denim: Denim ialah bahan yang kokoh terbuat dari katun twill. Seiring berkembangnya zaman, denim tidak lagi berwarna biru saja. Bahan ini sering digunakan untuk membuat pakaian jeans.

5. Wol: Wol terbuat dari olahan bulu domba. Bahannya cukup berat, hangat, dan halus. Biasanya digunakan untuk jaket, sweater, atau syal.

6. PolyEster (PE): Jenis kain ini berbahan dasar benang polyester. Kain yang lebih dikenal dengan nama PE ini tingkatannya masih di bawah katun. Sering juga digunakan sebagai bahan pembuatan kaos, bahkan bentuk dan teksturnya mirip dengan kaos berbahan katun namun tentu ada perbedaanya.

7. Babyterry: Jenis kain ini tebal, halus, dan sedikit berbulu. Hasil dari perpaduan katun dengan polyester. Bagian dalamnya lembut seperti selimut. Biasanya jenis kain ini digunakan untuk pakaian seperti sweater & blazer.

8. Brokat: Brokat adalah kain yang disulam. Brokat memberikan kesan mewah dan elegan untuk pemakainya, oleh sebab itu Brokat sering digunakan pada acara pesta seperti gaun pengantin dan kebaya.

9. Satin: Dikenal sebagai kain yang permukaannya mengkilap. Terbuat dari bahan sutera dan biasanya untuk membuat gaun pesta, gaun pengantin, lingerie, kemeja, dasi, tas (khususnya yang berbentuk clutch), dan sepatu.

10. Nylon / Polymide: Serat sintetis yang memiliki ketahanan sangat baik terhadap jamur, bakteri dan serangga. Kekurangannya adalah daya serap yang rendah, tidak tahan panas tinggi.

11. Rayon: Jenis kain ini berasal dari serat semi sintetik yang berbahan baku kayu pilihan, yaitu yang memiliki kadar selulosa tinggi. Bahan ini mudah kusut dan lebih kaku daripada katun.

12. Cashmire: Bahan ini tergolong mewah dan kualitasnya sangat bagus. Hampir sama dengan kain wol, cashmire juga dibuat dari olahan bulu kambing. Harganya tentu lebih mahal. Semakin sering dicuci, bahan ini akan semakin halus. Namun mencucinya harus dengan cara khusus, yaitu menggunakan shampoo.

13. Paragon: Jenis kain ini halus seperti kapas. Umumnya digunakan sebagai bahan pembuatan Baju Basket.

14. Twistcone: Hampir sama dengan chiffon, tetapi lebih berat, lebih tebal, dan tidak tembus pandang.

15. Lacoste: Biasanya digunakan untuk membuat kaos polo/kerah. Sifatnya berpori-pori besar sehingga lebih cocok dikombinasikan dengan bordir, bukan sablon.

16. Wedges / Selena: Jenis kain yang biasanya digunakan untuk membuat blazer dan baju kantoran. Sifatnya agak tebal dan kaku.

Yaaa.. itu lah beberapa jenis bahan atau kain yang biasa digunakan untuk pakaian. Semoga bermanfaat ^_^

0 komentar:

Posting Komentar

Kami ada di :

tokopedia.com/adiaskios

bukalapak.com/segelasusu

polisionline.com